Jumat, 15 Desember 2017

Pelantikan FORMAN (Forum Mahasiswa Anti Napza) Kota Semarang



      (10/6/2017) Forum Mahasiswa Anti Napza kota Semarang atau biasa di singkat dengan FORMAN merupkan wadah perkumpulan UKM kenarkobaan yang ada di kota Semarang. FORMAN kini beranggotakan tujuh universitas yaitu,  Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Diponegara (Undip), Universitas 17 Agustus (Untag Semarang), Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Universitas Islam Negeri Walisongo (UIN Walisongo), Universitas Dian Nuswanto (Udinus), dan Universitas PGRI Semarang (Upgris).

     Dalam kegiatan pelantikan yang diadakan di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) dihadiri oleh delegasi setiap UKM yang tergabung dalam FORMAN serta beberapa jajaran birokrat Fakultas Ilmu Kesehatan Dian Nuswantoro serta perwakilan dari BNNP Jawa Tengah.

     Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB pagi, dengan dilanjutkan sambutan dari perwakilan birokrat Fakultas Ilmu Kesehatan (Udinus) dan dilanjutkan dengan proses pelantikan yang langsung dilantik oleh perwakilan BNNP Jawa Tengah.


     Pengursu FORMAN yang merupakan perwakilan setiap universitas yang sudah tergabung dalam forum tersebut. Harapannya dengan dibentuknya FORMAN dapat menjadi wadah silaturahmi dan koordinasi antar UKM yang nantinya memperkuat tujuan bersama dalam mencegah penyalah gunaan narkoba di Indonesia umumnya dan doi daerah Semarang khususnya.

Rabu, 07 Juni 2017

Peringatan Hari Bebas Asap Tembakau Sedunia 2017

partisipasi masyarakat dalam acara peringatan HBAT

(21/5/2017) UKM GERHANA (gerakan Mahasiswa Anti Narkoba) Unnes mengadakan peringatan hari tanpa asap tembakau atau biasa disebut HBAT. Peringatan ini bertempat di simpanglima yang bertepatan dengan Car Free Day (CFD)
Bertempat sama pada peringatan HBAT tahun lalu, hal ini dilakukan karena memang saat CFD akan banyak masyarakat yang berada disana baik tua mapun muda, pedagang, siswa maupun mahasiswa. dengan berbagai kegiatan yang biasa dilakukan seperti senam, bersepeda mapun yang hanya sekedar duduk-duk saja.
HBAT tahun ini di ikuti oleh fungsionaris UKM Gerahan sebagai wadah untuk bersosialisasi dengan masyarakat. Acara dimulai dengan brefing panitia serta pembubuhan tanda tangan pada kain putih. Yang selanjutnya semua peserta aksi peringatan HBAT berkeliling dan mengajak penghisap rokok untuk mematikan rokoknya dan diganti dengan reward berupa 1 cup ari kelapa guna menetralisir toksin yang ada didalam rokok tersebut.
Yang berbeda dari peringatan HBAT tahun ini adalah adanya kerjasama antara FORMAN (Forum Organisasi Mahasiswa Anti Napza) Semarang dan juga mahasiswa FKM (Fakultas Kesehatan Masyarakat) Universitas Diponegoro, secara bersama-sama berkampanye tentang bahayanya rokok amupun asap rokok.
Banyak sambutan positif dari masyarakat terkhusus masyarakat yang tengah menikmati hari minggunya di Car Free Day (CFD). Mereka bersikap kooperatif ketiak peserta Peringatan HBAT meminta mematikan rokok mereka serta membubuhkan beberapa tandatangan di kain putih yang sudah disediakan.

Dari banyaknya sambutan positif ini maka diharapkan mampu menyadarkan masyarakat tentang bahayanya merokok. Bukan hanya berbahaya bagi penghisapnya namun juga berbahaya bagi orang-orang yang ada disekitarnya (perokok pasif).



PENDIDIKAN DAN PELATIHAN UKM GERHANA UNNES 



      Pada tanggal 13 dan 14 Mei 2017 diadakan acara DIKLAT (PENDIDIKAN DAN PELATIHAN) bertempat di PKMU lantai dua. Tema DIKLAT kali ini yaitu “Upgrade Your Skills To Be Cadre Of Anti-Drugs”. Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars BNN serta sambutan-sambutan dari Ketua Panitia, Ketua UKM GERHANA, dan Pendamping UKM GERHANA Bapak Natal. 
   Acara selanjutnya pada hari pertama tanggal 13 Mei 2017, pemaparan materi Sosialisasi Penyalahgunaan Narkoba oleh Ibu Chandra. Di Indonesia sudah darurat narkoba, setiap hari 33-50 orang meninggal dunia karena narkoba. Sedangkan 70% penghuni lapas berkaitan dengan masalah narkoba. Adapun faktor pemicu masalah narkoba yang dihadapi oleh Indonesia :
  1.  Geografis dan Demografis, Letak Indonesia sangat strategis karena terdiri banyak pulau dan pelabuhan-pelabuhan sebagai alat untuk memasarkan pasokan narkoba. Bertambahnya penduduk juga menyebabkan kemiskinan bertambah karena lapangan kerja yang tidak sebanding dengan angka pertumbuhan penduduk. Menyebabkan orang-orang Indonesia yang ekonominya rendah menjadi distributor karena upah yang terima sangat menggiurkan.
  2. Ekonomi, Pendidikan, dan Kesehatan
     Penggolongan NAPZA berdasarkan efek dan akibatnya :
  1.   Depresant : menekan kerja otak
  2.  Stimulan : menaikkan kegiatan sistem saraf simpatetik dan sistem saraf pusat.
  3.  Halusinogen : membuat otak berhalusinas
         Adapun beberapa modus operandi yang digunakan para penyelundup narkoba, diantaranya :
  1.               Dimasukkan kedalam gagang pintu.
  2.               Dimasukkan kedalam ban serep mobil atau truk.
  3.               Ditelan dalam perut dan dimasukkan melalui anus.
  4.               Ditelan dalam lambung.
  5.              Sabu dimasukkan didalam mesin pump
  6.              Sabu dimasukkan dalam penyaring air
  7.        Heroin dimasukkan ke dalam tubuh bayi yang sudah meninggal dunia

       Waspada kejahatan narkoba di sekitar lingkungan anda :
  1. 1.     Menutupi setiap jendela.
    2.      Menggunakan kamera keamanan.
    3.      Memelihara anjing penjaga.
    4.      Bau-bau keras dari limbah rumah tangga.
    5.      Merokok di luar rumah karena takut meledak jika merokok di dalam rumah.
    6.      Jarang ada tanaman di halaman rumah tersebut.
   Peran dari masyarakat dalam penanganan kasus narkoba hanya bisa melakukan Pencegahan dan Pemberantasan. Implementasi peran dari masyarakat di lingkungan kampus bagi kader anti narkoba :
         A.   Pencegahan
  1.               Mempelajari bahaya penyalahgunaan narkoba.
  2.               Berpatisipasi aktif dalam melaksanakan kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba.  
  3.        Aktif dalam mengikuti kegiatan pelatihan.
  4.     Sebagai tenaga sukarelawan penyuluh P4GN di lingkungan kampus dan anggota dekat di lingkungan kampus.
  5.             Menjalin komunikasi yang baik dengan teman sebaya dan warga kampus lainnya.

        B.   Pemberantasan
  1.             Mencari informasi atau melakukan pengawasan di lingkungan kampus   
  2.      Melaporkan kepada pihak kampus apabila kader anti narkoba mengetahui adanya aktifitas yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba

Setelah pemaparan materi dari Ibu Chandra dilanjutkan Ibu Lolita yang mengajarkan atau mempraktikkan cara melakukan tes Urine kepada peserta DIKLAT.

praktik tes urin
Hari kedua Pendidikan dan Pelatihan yaitu praktik penyuluhan dengan situasi saat berada di SD, SMA, dan Masyarakat dengan jurinya dari DI (Dewan Inspektorat). Masing-masing dibagi menjadi dua kelompok. Setiap peserta dipanggil oleh DI dan mengambil lintingan kertas yang berisikan situasi saat berada di SD, SMA, dan Masyarakat. Setiap peserta diberikan waktu 6 menit untuk penyuluhan dan 4 menit untuk sesi tanya jawab. Acara pada hari kedua berlangsung dengan lancar sampai acara selesai.
  1.                                      



Senin, 17 April 2017

Musyawarah Besar FORMAN 

foto bersama 

Tanggal 15 April 2017 FORMAN (Forum Mahasiswa Anti Napza) Semarang menyelenggarakan MUBES (Musyawarah Besar) , bertempat di Fakultas Kedokteran Undip. Acara yang dihadiri oleh UKM Kenarkobaan Se Semarang, Seperti UKM GERHANA Unnes, UKM Peduli Napza Undip, UKM An-Niswa UIN Walisongo Semarang, Rumah Sahabat Udinus, UKM GEMA Unimus, UKM SPENA Upgris, dan UKM MAN 17 Untag. Selain itu acara Mubes kali ini dihadiri oleh Dir Reserse Narkoba polda Jateng yaitu Krisno H dan dihadiri pula oleh BNNP Jateng yaitu Bapak Della Sulistyawan
sambutan oleh Dir Reserse Narkoba Jateng, bapak Krisno H

Musyawarah Besar ini mengangkat tema “ Bangkitnya FORMAN Sebagai Generasi Muda Anti Narkoba”, dimana kegiatan ini bertujuan untuk membuat AD/ART serta membangkitkan FORMAN yang beberapa tahun lalu sempat mati. Hal ini juga bertujuan untuk memilih ketua serta membentuk struktur kepungurusan FORMAN satu tahun kedepan. Pemilihan ketua yang dilaksanakan secara musyawarah ini dimanahakna kepada Bayu dari UKM An-Niswa UIN Walisongo Semarang.

Dari terselenggaranya acara musyawarah besar ini diharapkan mampu menyatukan semua UKM Kenarkobaan se Semarang guna melakukan langkah preventif penyalahgunaan naapza di wilayah Semarang khususnya serta di Indonesia umumnya
ATJAL (AKSI TURUN JALAN)
“GENERASI EMAS BERPRESTASI TANPA NARKOBA”

foto bersama masyarakat

       (09/04//2017), Aksi Turun Jalan merupakan salah satu dari beberapa kegiatan dari Divisi Pencegahan. Sebelum keberangkatan, diberikan beberapa pengarahan yang harus dilakukan saat kegiatan Aksi Turun Jalan seperti : apa saja yang harus disampaikan terkait informasi kenarkobaan  dan menanyakan satu kalimat tentang narkoba kepada responden. sedangkan titik kumpul berada di BNI UNNES sekitar pukul 05.30 WIB. Aksi Turun Jalan kali ini diikuti dari perwakilan per divisi, jadi tidak semua pengurus ikut dalam kegiatan ini. Keberangkatan dari UNNES menuju tempat untuk melakukan aksi di Kawasan CFD (Car Free Day) Simpang Lima sekitar pukul 06.00 WIB.
            Sesampainya di Simpang Lima sekitar pukul 06.30 WIB, perkelompok yang sudah dibagi saat pengarahan melakukan aksinya. Sosialisasi kali ini terkait informasi Blue Safir Narkotika Cair dalam Vape, Pengobatan Pakai Ganja, Fakta Seputar Tembakau Gorilla serta Bahaya Perokok Aktif dan Perokok Pasif.
            Vape merupakan rokok elektrik yang mengandung nikotin dan zat kimia lain yang berbahaya. penjualan cairan vape di Kota Bandung khususnya di kalangan pemuda terpantau banyak. BNN Kota Bandung  menemukan narkoba jenis cairan bernama Blue Safir atau Snow White yang digunakan untuk rokok elektrik. Cairan tersebut mengandung zat kimia 4-CMC atau sering disebut sebagai Chloromethcathinone. Zat kimia ini tak jauh berbeda denagan narkoba jenis sabu sehingga sangat berbahaya bagi para penggunanya. Sedangkan tembakau gorilla merupakan campuran antara tembakau dan ganja sintetis. Aromanya harum seperti teh dan mengandung AB-CHMINACA (senyawa cannabinoid sintentis). Rata-rata penjualan tembakau gorilla ini melalu media social. Efek yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi tembakau gorilla ini seperti halusinasi dan delusi. Pengisap yang mabuk akan merasa seperti tertindih gorilla besar dan tak bisa bergerak, tetapi bisa astik tertawa-tawa. Untuk mendeteksi bahwa menggunakan atau tidak hanya dengan cara melalui uji laoratorium.            
       Sebagian besar responden sangat antusias ketika ditanya seputar kenarkobaan. Berikut ini dokumentasi ketika kegiatan ATJAL (Aksi Turun Jalan) di Kawasan CFD Simpang Lima sebagai berikut :
 
penyuluhan pada masyarakat di CFD Semarang

foto bersama di CFD Semarang









.Gerhana Solidarity Night

foto bersama GSN 2017

Gerhana Solidarity Night merupakan program kerja dari Divisi PSDA (Pengembangan Sumber Daya Anggota) suatu agenda untuk menumbuhkan rasa kekeluargaan pada semua fungsionaris UKM GERHANA Unnes. Acara yang diselenggarakan pada tanggal 1-2 April 2017 dan bertempat di Villa Kanna Bandungan, Semarang telah memberikan kesan positif untuk iklim organisasi kedepan.

Dengan mengangkat tema Good Friends, Good Times, and Good Generation, diharapkan mampu membuat UKM GERHANA Unnes bukan hanya sebuah organisasi belaka, melainkan sebagai tempat untuk mendapat teman baru, memanfaatkan waktu dan menjadi mahasiswa yang produktif serta mencetak mahasiswa anti narkoba.

pensi kelompok

Malam penuh keceriaan di isi dengan pentas seni masing-masing kelompok yang sudah dibagi oleh panitia. Serta Api unggun telah memecahkan keheningan dan kebekuan suasana malam. Udara dingin Bandungan menambah keakrabaaan diantara fungsionaris serta semakin merkatkan persaudaraan antar sesama.

Hari kedua GSN di isi dengan senam pagi yang dipimpin langsung oleh DI (Dewan Inspektorat) yaitu Husni Mubarok serta Ketua UKM GERHANA periode 2017 yaitu Aji Risma Afiyanto. Keceriaan hari kedua tergambarkan dengan jelas ketika masing-masing kelompok melaksanakan games outdoor, dimana games tersebut dibuat menjadi beberapa pos, seperti touch ball, rintangan cinta, balik layar, dll. Tujuan diadakannya games outdoor ini adalah melatih kepemimpinan, kekompakaan serta  menumbuhkan jiwa solidaritas dan sportifitas.
Harapan diadakannya GSN ini adalah untuk menyatukan semua fungsionaris sehingga mampu mengemban amanah hingga akhir kepengurusan. Semangat berjuang pengawa UKM GERHANA Unnes 2017. GERHANA!!! EXCELLENT, PRESTASI!!! YES, NARKOBA!!! NO



Senin, 03 April 2017

HAPPY ANNIVERSARY UKM GERHANA UNNES KE-10


            UKM GERHANA (Gerakan Mahasiswa Anti Narkoba) telah genap berusia sepuluh tahun pada tanggal 14 Maret 2017. Ibarat manusia, usia 10 tahun merupakan usia mendekati masa remaja, dimana sudah tidak menjadi anak kecil yang lucu dan menggemaskan. Terima kasih kepada alumni yang sudah berusaha menjaga UKM GERHANA tetap ada di UNNES dan sebagai penerus untuk mengemban amanat, pengurus angkatan ke-11 akan menjaga amanat dari para pendiri dan alumni UKM GERHANA untuk melaksanakan tugas-tugas kepengurusan dengan baik. Semoga UKM GERHANA di usia yang ke-10 ini semakin solid antar pengurus, semakin maju di dalam maupun luar UNNES, tetap terjaga kekompakannya, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

            Minggu pagi (26/03) panitia dan peserta jalan sehat berkumpul di Lapangan Rektorat. Panitia menggunakan baju warna merah sedangkan peserta menggunakan baju warna putih. Acara pada pagi hari ini dibuka oleh Bapak Iwan, namun beliau tidak bisa hadir dan digantikan dengan Aji Risma selaku Ketua UKM GERHANA untuk membuka acara Happy Anniversary UKM GERHANA ke-10. Acara pertama yaitu sambutan-sambutan dari ketua panitia dan ketua ukm gerhana, dilanjutkan dengan pelepasan burung sebanyak 10 ekor burung sebagai simbol sebuah harapan selama masa kepengurusan satu tahun ini.
pelepasan burung harapan

            Pukul 07.00 jalan sehat dimulai dengan rute dari Lapangan Rektorat menuju kampus timur. Namun ditengah perjalanan, hujan mengguyur wilayah UNNES cukup deras. Beberapa menit kemudian panitia dan peserta jalan sehat kembali ke tempat yang lebih aman yaitu Halaman Perpustakaan Pusat. Acara yang semula di Lapangan Rektorat kemudian dipindahkan di Halaman Perpustakaan Pusat. Walaupun cuaca tidak mendukung, tetapi semangat panitia dan peserta untuk memeriahkan ulang tahun UKM GERHANA yang ke-10 sangat antusias. Acara selanjutnya sekitar pukul 09.00 WIB adalah pemotongan pita dan kue.


            Penutupan acara ulang tahun UKM GERHANA ke-10 dengan doa bersama dipimpin oleh Ketua UKM GERHANA. Sebelum pembacaan doa, perwakilan setiap divisi memberikan harapan-harapan untuk UKM GERHANA. Acara terakhir Happy Anniversary UKM GERHANA yaitu Battle. Battle kali ini diikuti antar divisi. Terdapat banyak battle yang dilakukan seperti dance, pantun, gombalan / rayuan, dan sebagainya.  Selamat Ulang Tahun UKM GERHANA UNNES yang ke-10. Semakin Bersinar, Maju, Sukses dalam Mencegah maupun Menanggulangi permasalahan Narkoba !!! GERHANA, Excellent .... !!! Narkoba, NO !!! Prestasi, Yes !!!