Rabu, 30 Maret 2022

PELANTIKAN DAN RAPAT KERJA UKM GERHANA UNNES TAHUN 2022



Sabtu, 19 Maret 2022, telah dilaksanakan kegiatan Pelantikan dan Rapat Kerja UKM Gerhana tahun 2022. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform zoom yang dimulai pada pukul 07.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri beberapa tamu undangan mulai dari dosen pembina UKM Gerhana Bapak Natal Kristiono, S.Pd., M.H, koordinator UKM Pengabdian Masyarakat, Bapak Dr. Sungkowo Edy mulyono, S.Pd., M.Si. hingga perwakilan dari beberapa UKM UNNES seperti UKM Pramuka dan UKM Bakti Sosial. Acara Pelantikan dibuka dibuka dengan pembacaan doa dan sambutan dari Bapak Natal Kristiono, S.Pd., M.H dan ketua panitia yaitu Wahyu Aji Susanto, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars BNN. Acara dilanjutkan dengan pelantikan pengurus UKM Gerhana periode 2022, UKM gerhana melantik 66 anggota sebagai pengurus UKM Gerhana periode 2022. Kemudian dilanjutkan dengan rapat kerja.

Rapat kerja diawali dengan pemaparan program kerja dan agenda dari masing-masing divisi. Berikut pemaparan program kerja dari masing-masing divisi:

  1. Divisi PSDA

Program kerja divisi PSDA dipaparkan oleh Yoga Bagus Triguna selaku kepala divisi PSDA. Pemaparan diawali dengan pengenalan anggota divisi dan dilanjutkan dengan pemaparan program kerja dan agenda divisi. Adapun program kerja dan agenda divisi PSDA yaitu:

  • Webinar P4GN

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman cara menyuluh, membangun keterampilan serta mampu mengkontribusikannya dalam bentuk sikap dan perilaku sebagai trainer/fasilitator yang profesional. Penanggung jawab program kerja ini adalah Manda dan Rosi.

  • Penerimaan Anggota Baru (PAB)

Kegiatan ini bertujuan untuk kaderisasi UKM Gerhana demi terwujudnya reorganisasi yang baik. Bentuk kegiatan ini yaitu diskusi online dan pelantikan anggota baru UKM Gerhana UNNES, dengan penanggung jawab Ibnu dan Askaa.

  • Training of Trainer (ToT)

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan anggota baru UKM gerhana angkatan XVII dalam merencanakan kegiatan sekaligus menyelenggarakan serta melakukan evaluasi kegiatan, dengan bentuk kegiatannya yaitu Gerhana Potensiku dan Gerhana Keluargaku. Penanggung jawab kegiatan ini adalah Siti dan Vania.

  • Satnight With UKM Gerhana (SAWUN)

Agenda ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus dan anggota UKM Gerhana, menumbuhkan rasa kekeluargaan dan rasa saling memiliki sebagai bagian dari keluarga UKM Gerhana, dan meningkatkan solidaritas antar pengurus UKM Gerhana agar program kerja kedepannya dapat berjalan dengan lancar. Penanggung jawab kegiatan ini adalah Taufiqi dan Laras.

  • Gebyar Ramadhan UKM Gerhana UNNES

Agenda ini bertujuan untuk mempererat, menumbuhkan rasa kekeluargaan, serta meningkatkan solidaritas antara pengurus dan anggota UKM Gerhana. Penanggung jawab kegiatan ini adalah Taufiqi dan Manda.

  • Upgrading Pengurus UKM Gerhana UNNES.

Agenda ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan rasa kekeluargaan, serta meningkatkan solidaritas antar pengurus dan anggota UKM gerhana. Penanggung jawab kegiatan ini adalah Yoga dan Wanda.

  • Gerhana UCUL & SOTM (Ucapan Ulang Tahun & Staff of The Month)

Agenda ini bertujuan untuk mengenal dan merekatkan sesama pengurus serta memberikan reward kepada pengurus UKM Gerhana. Penanggung jawab kegiatan ini adalah Chamda dan Jafar.

  • Reshuffle

Agenda ini bertujuan untuk menggantikan pengurus UKM Gerhana apabila ada yang tidak aktif selama kepengurusan dan menggantikannya dengan anggota UKM Gerhana yang aktif melalui proses rekrutmen


  1. Divisi Pencegahan

Program kerja divisi Pencegahan dipaparkan oleh Dita Aprilla Andriani selaku kepala divisi Pencegahan. Pemaparan diawali dengan pengenalan anggota divisi dan dilanjutkan dengan pemaparan program kerja dan agenda divisi. Adapun program kerja dan agenda divisi pencegahan yaitu:

  • Shabar

Program kerja ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pengurus terkait fakta-fakta kenarkobaan saat ini. Bentuk kegiatannya yaitu live instagram bersama pembicara yang telah ditentukan. Penanggung jawab kegiatan ini adalah Yoga, Belinda, Sita, dan Zulatin.

  • Hari Anti Narkoba Internasional (HANI)

Kegiatan ini bertujuan untuk memperingati hari anti narkoba internasional, mengajak dan menyadarkan masyarakat umum terutama mahasiswa terkait dengan bahaya narkoba, serta membranding UKM Gerhana. Bentuk kegiatan ini yaitu webinar internasional yang dibuka untuk umum melalui zoom meeting serta lomba tingkat nasional dengan bekerja sama dengan divisi pusdatin. Penanggung jawab kegiatan ini adalah Rizal, Dita, Andre, dan Adia.

  • Penyuluhan Kenarkobaan (PENA)

Kegiatan ini bertujuan untuk melatih pengurus agar aktif dalam mensosialisasikan informasi seputar kenarkobaan kepada masyarakat. Kegiatan ini dilakukan di komunitas sosial atau lembaga pendidikan atau di lingkungan sekitar rumah. Penanggung jawab kegiatan ini adalah Isni, Ridho, Mazi, dan Kia.

  • Kuis Seputar Kenarkobaan (KUSUKA)

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pengurus tentang materi kenarkobaan. Bentuk kegiatan ini yaitu kuis yang dilaksanakan melalui Quizizz serta melalui media sosial IG dan bekerja sama dengan divisi jarkom. Penanggung jawab kegiatan ini adalah Ades, Pipit, dan Anggun.

  • Media Penyuluhan (MENYAN)

Agenda ini bertujuan untuk memperbarui informasi pada media penyuluhan yang digunakan untuk keperluan penyuluhan. Penanggung jawab kegiatan ini adalah Sita dan Zuliatin.

  • GERHANA KPR (Kunjungan ke Panti Rehabilitasi)

Agenda ini bertujuan untuk menambah pengetahuan secara langsung pengurus mengenai proses rehabilitasi. Penanggung jawab kegiatan ini adalah Isni, Rizal, Anggun, dan Andre.

  • Hari AIDS Sedunia

Agenda ini bertujuan untuk memperingati Hari AIDS Sedunia dengan bentuk kegiatan yaitu mengupload Social Campaign berupa konten yang disediakan oleh PJ melalui akun instagram masing-masing. Penanggung jawab kegiatan ini adalah Ridho, Mazi, dan Pipit.


  1. Divisi Jarkom

Program kerja divisi Jarkom dipaparkan oleh Isneni Muthoharoh selaku kepala divisi Jarkom. Pemaparan diawali dengan pengenalan anggota divisi dan dilanjutkan dengan pemaparan program kerja dan agenda divisi. Adapun program kerja dan agenda divisi jarkom yaitu:

  • Sosial Media

Program kerja ini bertujuan untuk memperkenalkan UKM Gerhana kepada publik, memberi informasi seputar kenarkobaan, serta mempublikasikan kegiatan UKM Gerhana melalui media sosial UKM. Penanggung jawab kegiatan ini yaitu:

  1. Syifa Anandita: IG, twitter, dan facebook

  2. Mila Almira: Tiktok dan Youtube

  3. Destiana N.A: Blog

  • Jarkom Media Informasi (JAMED INFO)

Program kerja ini bertujuan untuk memberi informasi dan memberi edukasi kepada followers UKM Gerhana seputar kenarkobaan, dengan timeline kegiatan:

  1. Minggu 1: Berita kenarkobaan

  2. Minggu 2: Kuis Insta Story

  3. Minggu 3: Poster edukasi

  4. Minggu 4: Video Aesthetic/animasi

Penanggung jawab kegiatan ini adalah Fitri dan Luvita.

  • UNNES Fair

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan UKM Gerhana khususnya kepada mahasiswa baru dan sebagai gerbang kaderisasi UKM Gerhana. Penanggung jawab kegiatan ini yaitu Prawita sebagai penanggung jawab internal dan Endras serta Fiska sebagai penanggung jawab eksternal.

  • Forum Mahasiswa Anti NAPZA Se-Kota Semarang (FORMAN)

Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin kerja sama dan tali silaturahmi UKM Gerhana dengan UKM anti kenarkobaan di Kota Semarang. Penanggung jawab kegiatan ini yaitu Wafir Lana dan Ardita.

  • STO in Feed

Agenda ini bertujuan untuk memperkenalkan pengurus UKM Gerhana khususnya periode 2022 melalui media sosial instagram UKM Gerhana dengan mengunggah foto seluruh fungsionaris UKM Gerhana periode 2022. Penanggung jawab kegiatan ini yaitu Ferdy.

  • Jarkom Nak Editing (JNE)

Agenda ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan praktik desain anggota divisi jarkom. Penanggung jawab kegiatan ini yaitu Isneni Muthoharoh

  • Pelatihan Desain

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan desain pengurus dan anggota UKM Gerhana. Penanggung jawab kegiatan ini yaitu Fajar, Alvi, dan Ayu.


  1. Divisi Pusdatin

Program kerja divisi Pusdatin dipaparkan oleh Rizki Osca Prasetyo selaku kepala divisi Pusdatin. Pemaparan diawali dengan pengenalan anggota divisi dan dilanjutkan dengan pemaparan program kerja dan agenda divisi. Adapun program kerja dan agenda divisi pusdatin yaitu:

  • PUSDATIN Project

Kegiatan ini bertujuan untuk mengkoordinir pembuatan PDH, KTA, dan spanduk kenarkobaan. Penanggung jawab kegiatan ini yaitu Happy Nokia Katleya S.

  • Poster Edukasi Pusdatin (POSEP)

Kegiatan ini bertujuan untuk memberi informasi serta sebagai media edukasi tentang kenarkobaan. Bentuk kegiatannya yaitu membuat poster edukasi yang akan di akun media sosial UKM Gerhana. Penanggung jawab kegiatan ini yaitu Utami Fadhilah

  • Pendataan Alumni (PENDALUM)

Kegiatan ini bertujuan untuk mendata alumni UKM Gerhana guna mempermudah dalam menghubungi jika ada kegiatan yang melibatkan alumni. Penanggung jawab kegiatan ini adalah Rizki Osca Prasetyo.

  • Katalog & Frame of Leader

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas pengurus serta mengoptimalkan kinerja pengurus UKM Gerhana. Penanggung jawab kegiatan ini yaitu Saef Andrian.

  • Rekap Data kegiatan UKM

Tujuannya untuk menyimpan data kegiatan UKM Gerhana. Penanggung jawab kegiatan ini yaitu Inez kalyana.

  • Lomba Poster Edukasi (LOPES)

Kegiatan ini bertujuan untuk memunculkan bakat dan memberikan edukasi seputar kenarkobaan. Penanggung jawab kegiatan ini yaitu Rizki Osca Prasetyo

  • Paid Promote

Bertujuan sebagai alternatif pemasukan UKM Gerhana. Penanggung jawab kegiatan ini yaitu Rizka Dwi.

  • Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)

Bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas pengurus serta mengoptimalkan kinerja pengurus UKM Gerhana 2022. Penanggung jawab kegiatan ini yaitu Nadiyatul Husna.

  • ARTARIS

Bertujuan untuk mendata dan mengurus inventaris UKM Gerhana. Penanggung jawab kegiatan ini yaitu Mercy Akmal.


  1. Pengurus Harian (PH)

Program kerja pengurus harian dipaparkan oleh Baharudin Nur Febrianto selaku ketua umum UKM Gerhana 2022. Adapun program kerja dan agenda PH yaitu:

  • Pelantikan dan rapat Kerja

Kegiatan ini bertujuan untuk melantik pengurus UKM Gerhana dan menetapkan program kerja serta agenda UKM Gerhana selama satu periode. Penanggung jawab kegiatan ini adalah Wahyu Aji.

  • Training KSOP

Kegiatan ini bertujuan untuk melatih softskill pengurus di bidang administrasi organisasi. Penanggung jawab kegiatan ini yaitu Salza Lailatul Isra.

  • Monitoring Evaluasi (MONEV)

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan perkembangan dan mengetahui laporan pertanggungjawaban kegiatan UKM Gerhana setiap 4 bulan. Penanggung jawab kegiatan ini yaitu Septia Nurul.

  • Musyawarah Anggota (MUSYANG)

Kegiatan ini bertujuan untuk mempertanggung jawabkan program kerja selama satu periode, dengan bentuk kegiatan pembahasan AD/ART, GBHO, serta pemilihan dewan inspektorat dan ketua umum. Penanggung jawab kegiatan ini yaitu Baharudin Nur Febrianto

  • Sertifikat

Bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan memberikan legalisasi keberadaan pengurus. Penanggung jawabnya yaitu Rofa Tyas.

  • Rapat PH

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan administrasi, progja, atau kondisi UKM Gerhana 2022. Penanggung jawab kegiatan ini yaitu Wahyu Aji.

  • Rapat PH+

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan administrasi, progja atau kondisi personal pengurus tiap divisi. Penanggung jawab kegiatan ini yaitu Baharudin Nur Febrianto.

Dan begitulah serangkaian report pada acara Pelantikan dan Rapat Kerja UKM Gerhana periode 2022.


Jumat, 14 Januari 2022

 Training Of Trainer (TOT) UKM Gerhana Tahun 2021




Training Of Trainer atau TOT adalah kelanjutan dari serangkaian kegiatan PAB yang bertujuan untuk melatih skill berorganisasi dengan melibatkan anggota dalam kegiatan UKM Gerhana.  Training Of Trainer terdiri dari dua kegiatan yakni PK (PotensiKu) dan GK (Gerhanaku Keluargaku). Kegiatan pertama yaitu PotensiKu merupakan  kegiatan dimana anggota baru UKM GERHANA UNNES mengadakan seminar mengenai kenarkobaan dengan sasaran utamanya adalah anggota baru UKM GERHANA angkatan XIV. 





Gerhana Keluargaku adalah kegiatan terakhir dalam serangkaian kegiatan TOT. Gerhana Keluargaku menjadi penutup manis selama kegiatan TOT ini. Gerhanaku Keluargaku diadakan pada tanggal 18 Desember 2021. Maksud lain diadakannya Gerhanaku Keluargaku bertujuan untuk menjalin tali silahturahmi antara anggota baru dengan pengurus, Dewan Inspektorat, pembina UKM Gerhana dan juga alumni UKM GERHANA serta memberi apresiasi kepada anggota baru yang telah bekeja keras dalam menjalankan serangkaian kegiatan TOT ini. Gerhanaku Keluargaku dimeriahkan oleh penampilan dari divisi- divisi yang ada di UKM GERHANA dan penampilan dari setiap bidang TOT.  

Penerimaan Anggota Baru (PAB) dan Pelantikan Anggota Baru

Angkatan XVI Tahun 2021



Penerimaan Anggota Baru (PAB) menjadi gerbang kaderisasi UKM Gerhana dari tahun ketahun. Dikenalkan melalui kegiatan Unnes Fair yang diselenggarakan tiap tahun, PAB adalah kelanjutan dari Unnes Fair yang akan mengarahkan mahasiswa baru untuk masuk bergabung terhadap UKM Gerhana.

PAB dilaksanakan dengan sistem semi online, yang mana sebagian besar anggota mengikuti serangkaian acara melalui media zoom meeting. Sistem semi Online ini dijalankan sebagai upaya beradaptasi karena adanya pandemi Covid-19.

PAB merupakan program kerja dari divisi PSDA. Yang dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober 2021. pada PAB tahun ini telah dilantik anggota sebanyak lebih kurnag 300 orang melalui zoom. 

 Monitoring dan Evaluasi (Monev)

 UKM GERHANA 2021



Pada tanggal 25 September 2021 telah dilaksanakan Monitoring dan Evaluasi UKM Gerhana periode 2021. Monitoring dan Evaluasi  (Monev) dilaksanakan dengan tujuan untuk mengawasi bagaimana kegiatan program kerja yang ada pada setiap divisi laksanakan. Bagaimana kesesuaian dari program kerja yang telah berlangsung, serta penyampaian kendala dan evaluasi dalam setiap progjanya.  Agenda dari setiap Divisi juga di evaluasi dan di monitoring dalam Monev ini. 

Monev merupakan bagian dari progra kerja UKM Gerhana dari Pengurus Harian yang dilaksanakan pada pertengahan periode. Monev dilakukan melalui  media Zoom dengan pertimbangan kondisi Indonesia yang masih dilanda Pandemi Covid. 


Rabu, 07 Juli 2021

 

                    Memiliki tujuan dalam mempererat hubungan dan meningkatkan solidaritas antar anggota, untuk pertama kalinya UKM Gerhana UNNES mengadakan kegiatan “SANWUN: Satnight with UKM Gerhana”. Kegiatan ini telah berhasil dilaksanakan pada Sabtu, 3 Juli 2021 pada pukul 19.00 WIB via Zoom Meeting. Sesuai dengan namanya, kegiatan ini diagendakan pada hari Sabtu malam. Meskipun baru pertama kali diadakan, kegiatan ini berhasil terselenggara dengan baik, dan diikuti oleh seluruh fungsionaris dan beberapa anggota UKM Gerhana lainnya.

            Kegiatan ini dimulai dengan opening atau pembukaan yang dipandu oleh Master of Ceremony yaitu Yoga Bagus Triguna dan Sulfa Wulan Arum. Dan dilanjutkan dengan perkenalan dari beberapa anggota UKM Gerhana, setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan bermain games bersama kelompok yang telah ditentukan saat awal acara, tidak selesai disitu masih terdapat games yang dimainkan bersama seluruh peserta SANWUN. Pada akhir acara, diumumkan peserta yang kalah dalam games akan mendapatkan hukuman.

            Dengan diadakannya kegiatan Satnight With UKM Gerhana ini diharapkan dapat meningkatkan keakraban dan solidaritas antar anggota, meskipun belum dapat berjumpa secara langsung.


 


Dalam memperingati Hari Anti Narkotika Internasional tahun 2021, UKM Gerhana UNNES berhasil mengadakan Webinar berskala nasional untuk pertama kalinya. Webinar HANI UKM Gerhana yang diselenggarakan tepat pada Hari Anti Narkotika Internasional yaitu tanggal 26 Juni 2021 ini dihadiri oleh total lebih dari 200 peserta, yang berasal dari daerah yang berbeda-beda di seluruh Indonesia. Webinar ini diselenggarakan pada pukul 8.00 WIB melalui aplikasi Zoom Meeting Selain itu, keberhasilan diselenggarakannya Webinar HANI UKM Gerhana 2021 tidak luput dari dukungan BNNP Jawa Tengah serta para partner yang telah mensponsori kegiatan ini.


Kegiatan Webinar HANI UKM Gerhana 2021 diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars BNN, lalu dilanjutkan dengan doa. Selanjutnya Webinar resmi dibuka setelah sambutan dari ketua umum UKM Gerhana, saudara Faizal Agil Arief Setyadi dan Pembina UKM Gerhana, Bapak Natal Kristiono S.Pd., M.H.


Webinar kali ini menyongsong tema "Build Yourself Without Drugs" dengan menghadirkan pembicara profesional di bidangnya yaitu Ibu Candra Eka Sariningsih S.Sos., M.A. yang merupakan Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNNP Jawa Tengah. Webinar HANI UKM Gerhana kali ini juga menghadirkan Putri Anti Narkoba 2017 yaitu Putri Khairunnisa, S.Ikom. Pada tahun 2017 beliau pernah meraih rekor Penyuluhan Narkoba di Toraja dengan massa terbanyak yaitu 20.000 orang. Peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan webinar hingga akhir acara. Hal ini dapat dilihat dari partisipasi peserta dalam mengikuti kuis yang diselenggarakan di akhir acara, dan kuis ini dimenangkan oleh Ngurah Adi dengan skor 10240 dan Baharudin Nur Febrianto dengan skor 8070. Selain itu, pada webinar ini juga diselenggarakan giveaway, peserta dapat mengikutinya dengan cara upload foto selama kegiatan dengan caption semenarik mungkin. Seluruh pemenang kuis maupun giveaway berhak mendapatkan hadiah yang telah disediakan oleh panitia.


Pada masa-masa pandemi Covid-19 ini terdapat anjuran sebaiknya masyarakat tetap membudayakan Prokes 5M yakni ; Menjaga Jarak, Menggunakan Masker, Mencuci Tangan, Mengurangi Mobilitas, dan Menghindari Kerumunan. Prokes 5M tidak membatasi kita untuk meningkatkan pengetahuan masa pandemi covid-19,dan tetap menggaungkan Build Yourself Without Drugs. Walaupun peringatan HANI tahun 2021 diselenggarakan dengan menggunakan teknologi secara virtual, tetapi hal ini tidak mengurangi kekhidmatan dan ilmu yang disampaikan.

 

WEBINAR HANI 2021

No Drugs, Save Life, Love Life”


Selasa, 13 April 2021

     


    UKM Gerhana UNNES kembali lagi melaksanakan program kerja secara online yaitu Webinar Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) pada tanggal 10 April 2021 via zoom. Acara ini mengusung tema "Optimalisasi Generasi Millenial dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di masa Pandemi". Menghadirkan tiga pembicara dari personil Badan Narkotika Negara Provinsi (BNNP) Jawa Tengah dan dihadiri oleh pembina UKM Gerhana yaitu Bapak Natal Kristiono, S.Pd. Webinar ini dihadiri oleh seluruh pengurus dan beberapa anggota UKM Gerhana yang nantinya diharapkan mampu menerima dan mengimplementasikan materi yang telah disampaikan oleh ketiga pembicara tersebut. Adapun materi-materi yang disampaikan oleh para pembicara, yaitu:

  1. Materi Bahaya Penyalahgunaan Narkotika oleh Ibu Chandra Eka Sariningsih, S.SOS, MA.
            

                Berdasarkan data kasus tindak pidana narkoba pada tahun 2019 terdapat 40.756 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 52.709 orang dan 53,78% diantaranya berusia dibawah 30 tahun. Estimasi kerugian ekonomi akibat penyalahguna narkoba tercatat hingga Rp. 84,7 Triliun. Angka prevelensi nasional penyalahgunaan narkoba tahun 2019 sebanyak 4.534.744 jiwa. Saat ini indonesia sedang berada dalam kondisi rawan darurat narkoba karena letak geografis yang terbuka menyebabkan narkoba mudah masuk & menyebar di seluruh wilayah Indonesia, sistem penegakkan hukum di Indonesia belum mampu memberikan efek jera kepada penjahat narkoba, selain itu peredaran gelap narkoba bukan hanya menyasar kepada orang dewasa saja melainkan juga remaja dan anak anak, modus operandi dan variasi jenis narkoba yang terus berkembang, dan banyak lagi kondisi yang memperlihatkan bahwa Indonesia sedang darurat narkoba. 

             Keterlibatan aparat/penegak hukum dan politisi dalam kejahatan narkoba baik sebagai pengguna, pengedar, maupun backing Bandar narkoba merupakan penghambat penanganan kejahatan narkoba. Seperti salah satu fakta yang didapatkan yaitu pengendalian bisnis narkotika dari dalam lapas. Lapas merupakan tempat yang dinilai paling aman dan nyaman untuk mengkonsumsi dan mengendalikan bisnis gelap narkoba. Sebanyak 70% kasus kejahatan di lapas merupakan kasus narkoba. Adapun 5 jenis narkoba terbanyak dikonsumsi dalam 1 tahun terakhir yaitu, ganja 65,5,%, sabu 38%, ekstasi 18,7%, pil koplo 14,6%, dan dextro 6,4%. Dan 27,32% dari total pengguna narkoba adalah pelajar/mahasiswa. Sekitar 80% pengguna ditawarkan oleh teman terdekat. Motif dari penyalahgunaan narkoba ialah perilaku mencoba, interaksi dunia luar, ekonomi yang mampu, kemudahan akses dalam transaksi narkoba, lingkungan sosial yang permisif dan apatis. 

                        Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tumbuhan baik sintetis atau semi sintetis yang bisa menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi, sampai menghilangkan rasa nyeri, dan bisa menimbulkan ketergantungan. Narkotika dibagi kedalam 3 golongan.

  • Golongan I, adalah narkotika yang paling berbahaya, karena daya ketergantungan (adiktif) nya sangat tinggi. Golongan ini hanya digunakan dalam penelitian dan ilmu pengetahuan. Contohnya adalah heroin, ganja, kokain, dan opium.
  • Golongan II, adalah narkotika yang memiliki daya adiktif kuat, namun memiliki manfaat untuk pengobatan dan penelitian, sehingga ada jenis narkotika yang boleh digunakan. Contohnya benzetidin, petidin, dan betametadol.
  • Golongan III, adalah narkotika yang memiliki daya adiktif yang ringan. contohnya adalah kodein.

Narkotika juga dapat dikelompokan bedasarkan efek yang ditimbulkan

  • Efek Stimulan, yang dapat memacu kerja otak. Jenis narkoba yang dapat menyebabkan efek Stimulan adalah sabu, ekstasi, dan kokain.
  • Efek Halusinogen, dapat menyebabkan halusinasi yang dapat mengubah persepsi seorang terhadap realita/ kenyataan. Contohnya ganja, tembakau gila, dan magic mushroom
  • Efek Depresan, memiliki efek penenang. Dalam jangka pendek obat depresan ini dapat memperlambat denyut nadi dan pernafasan, serta fungsi kerja otak.

                     Psikotropika adalah zat atau obat, alamiah atau sintetis yang bukan narkotika yang berkhasiat psikoaktif dengan pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang mengakibatkan perubahan khas pada akivitas mental dan perilaku. contohnya adalah ekstasi, amfetamin, metamfitamin, dumolid dan diazepam. Zat Adiktif yakni zat atau bahan lain non narkotika dan psikotropika yang memiliki pengaruh tehadap kinerja otak dan dapat menimbulkan ketergantungan. Contohnya adalah rokok, alkohol, thiner, aseton, bensin, dan zat lainnya yang bila dihirup dapat menyebabkan mabuk dan rasa ketagihan.

        2. Materi Motivasi Relawan Anti Narkoba oleh Bapak Dela Sulistyawan Yunior S.I.Kom


                       Relawan merupakan seseorang yang menyediakan waktunya, tanpa dibayar untuk berkontribusi positif bagi lingkungan, orang lain, atau suatu kelompok, yang notabene bukan semata untuk orang terdekat dari seorang relawan saja. Seorang relawan harus melakukan sesuatu dengan sukarela, mengorbankan waktu dan tenaga, memberikan keuntungan positif bagi lingkungan, tidak mengharapkan imbalan uang, dan dilakukan bukan semata untuk orang terdekat saja. Saat ini, Indonesia sedang dalam kondisi rawan darurat narkoba dimana kita sebagai masyarakat Indonesia sekiranya dapat turut serta dalam membantu pihak-pihak terkait untuk memberantas kejahatan narkoba. Relawan anti narkoba merupakan sesorang yang bersedia mengabdi secara ikhlas, tanpa pamrih, dan tanpa diberikan imbalan, memiliki kemampuan dan kepedulian sebagai penggerak penyerbaluasan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta mampu mendorong aktivitas pencegahan secara mandiri baik di lingkungan kekrja, pendidikan, dan masyarakat. Adapun maksud dan tujuan dari pembentukan relawan anti narkoba ini ialah sebagai penyuluh masyarakat yang memberikan pengetahuan dan pemahaman melalui sosialisasi bahaya narkoba, sebagai inisiator yang merancang dan mengimplementasikan program pencegahan secara mandiri, sebagai motivator yang menggerakkan masyarakat untuk terlibat dalam upaya pencegahan, dan sebagai fasilitator yang menjembatani BNN dengan seluruh stackholder. Profesional, integritas, jujur, kerjasama, dan rendah hati merupakan prinsip utama dalam menjadi relawan anti narkoba. 

            3. Materi Adiksi Program Rehabilitasi oleh Bapak Pristiwanto Nugroho


    

                        Adiksi merupakan penyakit yang menyerang fungsi otak, bersifat kronis dan memiliki resiko kambuh yang tinggi, khas ditandai dengan pencarian dan penggunaan kompulsif, meskipun mengetahui memiliki konsekuensi yang membahayakan. Adiksi merupakan maslaah kesehatan, bukan sebuah karakter, gangguan personaliti atau kegagalan moralitas. Masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa penyalahgunaan narkoba adlaah perbuatan kriminal yang menjadi aib keluarga dan dipenjarakan serta dikucilkan, hal ini berujung pada tidak terselesaikannya masalah. Pemahaman masyarakat harus seimbang, bahwa penyalahgunaan narkoba adalah penyakit kronis dan kambuhan yang menyebabkan gangguan fungsi dan gangguan perilaku serta memerlukan pertolongan. Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa pengguna narkoba lebih baik direhabilitasi daripada dipenjara. Yang menjadi sasaran layanan rehabilitasi ialah penyalahguna narkoba, pecandu, dan korban penyalahgunaan narkoba. Dengan tujuan rehabilitasi yaitu meningkatkan kemampuan kontrol emosi yang lebih baik, hidup lebih sehat dan produktif, serta dapat berhenti total dari ketergantungan narkoba. 


                    Dasar hukum pelaksanaan rehabilitasi telah diatur dalam UU No. 35 tahun 2009 pasal 54 yang berbunyi "Pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial" serta pasal 55 ayat 1 yang berbunyi "Orang tua/wali dari pecandu narkotika yang belum cukup umur wajib melaporkan ke lembaga rehabilitasi untuk mendapatkan rehabilitasi" dan pasal 55 ayat 2 yang berbunyi "Pecandu narkotika yang sudah cukup umur wajib melaporkan diri ke lembaga rehabilitasi untuk mendapatkan rehabilitasi". Rehabilitasi berkelanjutan merupakan serangkaian upaya pemulihan terpadu terhadap pecandu narkotika, penyalahguna narkotika, dan korban dari penyalahgunaan narkotika yang diawali dengan asesmen, dan dilanjutkan dengan rehabilitasi medis dan/atau rehabilitasi sosial, lalu diakhiri dengan layanan pascarehabilitasi. Rehabilitasi medis merupakan suatu proses kegiatan pengobatan secara terpadu untuk membebaskan pecandu dari ketergantungan narkotika. Seperti pemberian farmakemoterapi dan psikoterapi. Rehabilitasi sosial merupakan suatu proses kegiatan pemulihan secara terpadu, baik fisik, mental, maupun sosial, agar bekas pecandu narkotika dapat kembali melaksanakan fungsi sosial dalam kehidupan masyarakat. Lalu tahapan terakhir ialah pascarehabilitisasi yang merupakan tahapan lanjutan yang diberikan kepada ppecandu narkotika, penyalahguna narkotika, dan korban penyalahguaan narkotika setelah menjalani rehabilitasi medis/rehabilitasi sosial.