Senin, 30 November 2020







 Penerimaan anggota baru (PAB) Ukm Gerhana telah sukses terselenggarakan pada tanggal 28-29 November 2020 bertempat di rumah peserta masing masing. Acara PAB ini merupakan serangkaian tahapan yang harus diikuti oleh seluruh calon anggota baru Ukm Gerhana Unnes, dimana pada tahap ini adalah pengukuhan bagi calon anggota menjadi anggota Ukm gerhana Unnes. Akan tetapi acara ini berbeda dengan tahun tahun sebelumnya karena dilakukan secara daring akibat Pandemi Covid-19 yang tak kunjung selesai.



Acara dimulai dengan upacara pembukaan pada pukul 08.30 WIB di Zoom Meeting, acara ini diikuti oleh seluruh peserta PAB dan juga seluruh fungsionaris Ukm Gerhana 2020 dan tak lupa juga beberapa anggota ukm gerhana lainnya. Setelah upacara pembukaan selesai para peserta dan juga panitia bersiap untuk mengikuti serangkaian acara selanjutnya. PAB kali ini merupakan penerimaan anggota baru Ukm Gerhana Unnes yang ke XV.  Dengan mengambil tema “Membangun Milenial yang Aktif, Prestatif, dan Produktif Tanpa Narkoba” dimana tema ini sesuai dengan visi dan misi Ukm Gerhana itu sendiri. Yang mana artinya bahwa Ukm Gerhana berkomitmen untuk melakukan pencegahan terhadap segala bentuk penyalah gunaan zat-zat adiktif maupun segala jenis narkoba, hingga melahirkan generasi emas yang siap membangun bangsa ini dan menjadikan indonesia sejahtera tanpa narkoba.


Berbeda dengan konsep PAB tahun lalu, PAB tahun ini pun membagi peserta dalam beberapa kelompok, tujuannya adalah memudahkan pengondisian serta meningkatkan keakraban dan menunjukkan solidaritas para calon anggota baru yang terdiri dari berbagai jurusan serta berbagai semester meskipun tidak dapat bertemu satu sama lain seperti PAB sebelumya, sehingga ini akan memudahkan mereka untuk menjalin keakraban kepada semua anggota UKM Gerhana Unnes.
Pada PAB kali ini juga di isi dengan materi serta sharing tentang kenarkobaan serta pemulihan penyalahgunaan narkoba yang dibawakan oleh Ketua Harian DPP ARTIPENA (Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkoba) dimana dari materi yang disampaikan diharapkan para calon anggota Ukm Gerhana lebih peduli terhadap isu-isu tentang penyalahgunaan narkoba, ini juga memberikan bekal terhadap peserta seputar kenarkobaan sebelum mereka bergabung menjadi anggota Ukm gerhana yang mana bahwa Ukm gerhana merupakan Ukm pengabdian masyarakat yang bergelut dibidang pencegahan penyalahgunaan zat-zat adiktif maupun narkoba.


Tak hanya materi saja yang disajikan pada PAB kali ini, melainkan juga berbagai game serta pensi antar kelompok dimalam harinya. Ini bertujuan untuk menjalin rasa solidaritas antara anggota kelompok serta menciptakan jiwa kepemimpinan dan saling memiliki antara anggota Ukm Gerhana Unnes.

Minggu, 22 November 2020

 





UKM GERHANA menjadi salah satu narasumber di acara Muda Mengabdi "Generasi Muda Untuk Perubahan" yang di adakan oleh BEM FIP UNNES tahun 2020. Pada kesempatan tersebut UKM GERHANA menyampaikan materi dengan tema "Membangkitkan Jiwa Pemuda untuk Indonesia Sehat dan Berkarakter Tanpa Narkoba" dengan sasaran Pemuda Pemudi dari Gumuh Singkalan, Desa Sidodadi, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal.


UKM Gerhana UNNES 2020⁣⁣

Gerhana Excellent!⁣⁣

---------------------------------------------⁣⁣

Fanspage : Ukm Gerhana UNNES⁣⁣

Instagram : @ukmgerhanaunnes⁣⁣

Twitter : @ukmgerhanaunnes⁣⁣

Youtube : UKM Gerhana UNNES⁣⁣

Web : gerhana.ukm.unnes.ac.id/⁣⁣

Blog : unnesukmgerhana.blogspot.com

Selasa, 20 Oktober 2020

 Pada tanggal 20 Oktober Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) dilaksanakan secara daring. 

    Acara ini dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00. Diikuti oleh 34 peserta terdiri dari pengurus dan dewan inspektorat. pada kesempatan kali ini penyampaian evaluasi dikupas satu persatu oleh masing masing divisi, dimulai dari divisi Pecegahan, divisi Jarkom, divisi Pusdatin, Divisi PSDA, dan yang terakhir yaitu Pengurus Harian.


    Banyak hal yang perlu dievaluasi akibat pandemi yang tak kunjung reda, sehingga banyak program kerja yang berjalan tidak maksimal dan hanya mengandalkan alat elektronik dan jaringan internet. Akan tetapi selain sisi negatifnya terdapat pula sisi positifnya yaitu meskipun secara daring program kerja tetap bisa dilaksanakan meskipun tidak seperti tahun tahun sebelumnya.

 First gathering calon anggota baru UKM Gerhana kembali dilaksanakan secara daring melalui aplikasi zoom meeting.


    Pada tanggal 11 Oktober, program kerja dilaksanakan secara online yaitu First gathering calon anggota baru, kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 115 peserta dan sepuluh pengurus yang memandu jalannya gathering tersebut. Di awali dengan salam hangat dari pengurus serta dilanjutkan dengan perkenalan masing masing dari tiap fakultas, diantaranya yaitu Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Fakultas Hukum (FH), Fakultas Teknik (FT) dan yang terakhir Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK).

Selain pengenalan dari masing fakultas, mereka juga dikenalkan program kerja dari UKM Gerhana agar mereka mendapatkan gambaran apabila mengikuti UKM Gerhana nantinya. Banyak dari mereka yang antusias mengikuti acara ini sampai selesai, meskipun ada beberapa yang terkendala sinyal sehinga tidak bisa mengikuti acara sampai selesai.

Peserta juga diminta mengisi list username Instagram agar saling mengenal antara satu sama lain.

Kamis, 01 Oktober 2020

(September 2020)

Meskipun keadaan belum normal seperti semula akibat pandemi covid-19, UKM Gerhana tetap melaksanakan program kerja utamanya yaitu penyuluhan. Penyuluhan dilaksanakan secara daring dan luring oleh seluruh pengurus UKM Gerhana Tahun 2020. Dokumentasinya sebagai berikut 


Pelaksanaan penyuluhan secara daring dilakukan dengan fasilitas WhatsApps Group, dipandu oleh satu pengurus dengan sepuluh partisipan, sedangkan penyuluhan secara luring dilaksanakan dengan cara mendatangi salah satu atau dua partisipan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Meskipun tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, program kerja tersebut mampu dilaksanakan dengan baik dan maksimal, sehingga tetap bisa memberikan penyuluhan materi untuk mengedukasi warga sebagai partisipan.

Senin, 31 Agustus 2020


 

(29 Agustus 2020) Unit Kegiatan Mahasiswa Gerakan Anti Narkoba, atau yang biasa disebut UKM Gerhana UNNES kembali lagi melaksanakan program kerja secara online. Acara ini mengusung tema "Sehat, Sadar, dan Produktif Tanpa Narkoba Pada Masa Pandemi". Menghadirkan tiga pembicara dari personil Badan Narkotika Negara Propinsi (BNNP) Jawa Tengah, serta dipandu oleh Ketua Forman Semarang.

Webinar ini diikuti oleh 68 peserta dari berbagai instansi, 70% dari pengurus, 20% tamu  undangan, dan 10% umum. Dengan mengikuti acara ini, pengurus diharapkan mampu menerima dan mengimplementasikan materi yang telah disampaikan oleh ketiga pembicara tersebut. Materi yang pertama dismpaikan oleh ibu Chandra Eka Sariningsih, S.Sos., M.A mengenai Pembekalan Jenis Jenis Narkoba, disusul materi yang kedua yaitu Materi Dasar Pengetahuan Adiksi oleh ibu Sutriyahningsih, S.pSi., S.T. dan materi yang terakhir yaitu Program, Prinsip & Strategi Dasar Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Pendidikan oleh bapak Dela Sulistiyawan Yunior, S.I.Kom.

Acara dimulai pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB. Dalam serangkaian acara ini, peserta atau audiens sangat antusias mengikuti serta tidak canggung untuk bertanya jawab dengan pemateri karena merasa masih minim pengetahuan mengenai bahaya narkoba, terutama di lingkungan pendidikan saat ini dan pada masa pandemi sekarang ini.

Minggu, 26 Juli 2020

Training Kesekretariatan dan Standar Opersi Prosedur

Training KSOP tahun 2020 dilaksanakan secara daring via zoom pada hari Minggu, 26 Juli 2020 pukul 10.00 WIB sampai selesai. Pelatihan KSOP tahun ini diisi oleh 2 pemateri yaitu sekretaris umum 1 UKM Gerhana periode 2019 dan bendahara umum 1 UKM Gerhana 2020.Training KSOP bertujuan untuk melatih softskill pengurus mengenai administrasi organisasi. Pelatihan ini diikuti oleh ketua divisi, sekretaris divisi serta bendahara setiap divisi yang ada.
 Pada training KSOP ini diajarkan bagaimana penulisan surat, proposal , LPJ dan SPJ yang baik dan benar. Materi dibahas dengan detail disertai dengan tips dan pemberian contoh untuk penyusunan administrasi organisasi. dengan begitu diharapkan peserta training KSOP akan mampu menyusun administrasi organisasi dengan baik dan benar.